Deteksi Dini Kanker Paru

imagesyKanker merupakan salah satu penyebab kematian utama diseluruh dunia. Kanker paru merupakan salah satu penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya.

Terdapat lima faktor risiko perilaku dan pola makan yang menimbulkan kanker, yaitu:

1. indeks masa tubuh yang tinggi

2. kurang konsumsi buah dan sayur

3. kurang aktivitas fisik

4. perokok

5. konsumsi alkohol berlebihan

Merokok merupakan faktor risiko utama kanker yang menyebabkan terjadinya lebih dari 20% kematian akibat kanker di dunia. Lebih dari 30% penyakit kanker dapat dicegah dengan cara merubah faktor risiko perilaku dan pola makan penyebab penyakit kanker. KAnker yang diketahui sejak dini kemungkinan mendapatkan penanganan lebih baik.

Definisi kanker paru

Kanker paru dalam arti luas adalah semua penyakit keganasan di paru mencakup keganasan yang berasal dari paru (kanker paru primer) maupun keganasan dari luar paru (metastasis kanker pada paru). Kanker paru primer merupakan tumor ganas yang berasal dari epitel bronkus atau karsinoma bronkus. Kanker paru sekunder atau metastasis kanker pada paru merupakan pertumbuhan sel kanker yang berasal dari paru atau suatu organ di luar paru yang menyebar ke dalam paru.

Gejala dan keluhan

Kanker paru tidak memiliki keluhan spesifik, seperti batuk darah, batuk kronik, berat badan menurun dan gejala lain yang juga dapat dijumpai pada jenis penyakit paru lain. Penemuan dini berdasar keluhan jarang terjadi. Di Indonesia, kanker paru terdiagnosis pada staging lanjut. Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat dan peralatan diagnostik pendeteksian dini seharusnya dapat dilakukan

Deteksi dini Kanker paru

Sasaran deteksi dini terutama pada golongan risiko tinggi (GRT), yaitu:

– laki-laki, usia lebih dari 40 tahun, perokok

– paparan industri tertentu